Minggu, 22 November 2015

SIFAT-SIFAT PERKALIAN DAN PEMBAGIAN

PENDIDIKAN MATEMATIKA
SIFAT – SIFAT PERKALIAN dan PEMBAGIAN
DOSEN PEMBIMBING
FITRI ALYANI, S.Pd






DISUSUN OLEH ;
ELIES APRILIANTI HASANAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR 
FAKULTAS ILMU KEGURUAN DAN PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA
JAKARTA
2013


KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim,
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya lah kami dapat menyelesaikan makalah Pendidikan Agama Islam (PAI) ini sebatas pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki dan juga kami berterima kasih pada Bapak Noor Chozin selaku Dosen mata kuliah Pendidikan Matematika yang telah memberikan tugas ini kepada kami.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai Materi tentang sifat- sifat perkalian dan pembagian. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah  ini terdapat kekurangan-kekurangan dan jauh dari apa yang kami harapkan. Untuk itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa sarana yang membangun. Kami selaku penulis makalah ini  menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam makalah ini. Oleh karena itu segala kritik dan saran yang membangun.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.
Jakarta, Desember 2013

       Penyusun
2.5 Sifat – Sifat Perkalian dan Pembagian
Empat sifat yang berlaku untuk perkalian bilangan cacah, dan beberapa sifat tambahan.
1.         Sifat Tertutup Terhadap Perkalian
Sifat ini menyatakan bahwa hasil dari perkalian dua bilangan cacah juga bilangan cacah.
Untuk a dan b, berlaku
a x b adalah selalu bilangan cacah
 




       Contoh :
      3 x 4 = 12
      12 itu adalah bilangan cacah

2.        Sifat Identitas Terhadap Perkalian
Bilangan 1 disebut identitas untuk perkalian karena ketika dikalikan dengan suatu bilangan akan menghasilkan bilangan itu sendiri.
Untuk a, berlaku
a x 1 = 1 x a = a
 




Contoh :
1 x 13 = 13
1 disebut dengan identitas perkalian.

3.        Sifat Komutatif Terhadap Perkalian
Untuk a dan b, berlaku
a x b = b x a
Sifat ini mengatakan bahwa, setiap perkalian dua bilangan maka dua bilangan tersebut dapat ditukar tanpa mempengaruhi hasil perkalian.





Contoh :
4 x 5 = 5 x 4
        





      

































                 
4.        Sifat Assosiatif Terhadap Perkalian
Perkalian yang melibatkan tiga sembarang bilangan cacah yang berlaku salah satunya dapat dikalikan dengan perkalian dua bilangan lainnya.
Untuk a, b, dan c, berlaku
a x (b x c) = (a x b) x c

 




Contoh :
16 x (17 x 18) = (16 x 17) x 18



5.        Sifat Distributif Perkalian Terhadap Penjumlahan
Menggabungkan antara perkalian dan penjumlahan
Untuk a, b, dan c, berlaku
a(b x c) = ab + ac
 






Contoh :
19(20 + 21) = (19 x 20) + (19 x 21)

6.        Sifat Perkalian Terhadap Nol
Untuk a, berlaku
a x 0 = 0 x a = 0

 







7.        Sifat Pembagian Terhadap Nol
Sifat pembagian yang melibatan nol dibagi dengan sembarang bilangan.
Jika a ? 0,
Maka 0 ÷ a = 0
 





Bisa dicontohkan dengan permasalahan berikut :
   Bejo tidak memiliki permen dikantongnya. Ia bagian kepada 4 orang temannya. Berapa banyak permen yang didapat dari setiap temannya?
Setiap teman Bejo tidak dapat permen artinya mendapatkan 0 permen.

·         Permasalahan Pertama
a ÷ 0, dengan a ? 0
Jika a ÷ 0 = k, maka a = 0 x k
Sehingga a = 0, tetapi hal ini kontradiksi dengan a ? 0
Kesimpulannya, a ÷ 0 tidak terdefinisi

·         Permasalahan Kedua
0 ÷ 0
Jika 0 ÷ 0 = k, maka 0 = 0 x k
Tetapi k dapat dipilih banyak nilai
Sehingga nilai k tidak khusus untuk bilangan tertentu
Kesimpulannya, 0 ÷ 0 tidak terdefinisi








Tidak ada komentar: